KFP DBM 2026 Cetak 6 Pemenang Sineas Muda Berbakat : Jakarta Semakin Siap Jadi Kota Sinema
JAKARTA – Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta melalui Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Bina Marga menyelenggarakan acara Pengumuman dan Pemberian Penghargaan Kontes Film Pendek (KFP) Dinas Bina Marga (DBM) 2026 pada Kamis (22/10/2026), di Ruang Annex, Gedung Dinas Teknis Jatibaru, Jakarta Pusat. Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Heru Suwondo dan Staf Khusus Gubernur Provinsi DKI Jakarta Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga, Diky Budi Ramadhan.
KFP DBM 2026 merupakan salah satu upaya mendukung Jakarta sebagai kota sinema dalam menyongsong usia lima abad Jakarta. Mengusung tema “Jakarta Dalam Setiap Langkah: Semua Perjalanan Berawal dari Sini”, kontes ini mengajak generasi muda untuk mengangkat beragam cerita tentang kehidupan Jakarta sebagai kota global, termasuk peran infrastruktur kebinamargaan dalam mendukung aktivitas dan mobilitas masyarakat.
“Kontes Film Pendek Dinas Bina Marga 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk dukungan nyata terhadap program Jakarta Kota Sinema. Melalui kontes ini, kita memberikan ruang kepada para kreator untuk menghasilkan karya yang tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga mampu memperkenalkan Jakarta melalui sudut pandang yang kreatif dan inspiratif,” ucap Heru Suwondo dalam sambutannya.
Dukungan terhadap penyelenggaraan Kontes Film Pendek Dinas Bina Marga 2026 juga mendapat perhatian dari Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, H. Rano Karno, yang turut memantau pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya mendorong Jakarta menjadi kota sinema.
KFP DBM 2026 menjadi salah satu bentuk komunikasi publik Dinas Bina Marga dalam memperkenalkan infrastruktur kebinamargaan kepada masyarakat melalui medium film. Dengan melibatkan generasi muda untuk mengangkat cerita tentang Jakarta dan infrastrukturnya, kontes ini menjadi sarana penyampaian informasi yang kreatif dan mudah diterima, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peran Dinas Bina Marga dalam mendukung mobilitas dan kehidupan warga Jakarta.
Sementara itu, Diky Budi Ramadhan menyampaikan apresiasi kepada Dinas Bina Marga karena menjadi satu-satunya dinas teknis yang menyelenggarakan kontes film pendek.
“Kontes Film Pendek ini menjadi legacy baru dari Dinas Bina Marga bahwa selain membuat jembatan hingga trotoar bagi para pengguna jalan, [Dinas Bina Marga] juga mendukung kehidupan ekonomi kreatif yang ada di Jakarta khususnya untuk sektor film,” ujarnya.
Proses penjurian Kontes Film Pendek Dinas Bina Marga 2026 melibatkan tiga juri yang berpengalaman di industri perfilman, yaitu Rina Damayanti, Produser dan Direktur Festival Jakarta Film Week; Rubby Karno, Produser Si Doel The Movie; serta Andibachtiar Yusuf, Sutradara Romeo Juliet dan Love for Sale.
Melalui proses penjurian yang objektif, terpilih 15 karya sebagai nomine yang terdiri dari 10 karya kategori pelajar SMA/SMK/MA atau sederajat dan 5 karya kategori mahasiswa. Dari masing-masing kategori, ditetapkan 3 karya terbaik sebagai pemenang KFP DBM 2026 dengan total hadiah Rp 75 juta.
Adapun para pemenang KFP DBM 2026 adalah sebagai berikut.
Kategori Pelajar:
Juara I: Tim Avicin dengan film “Sampai ke Seberang”
Juara II: Tim Cinematography 33 dengan film “Elegi”
Juara III: Tim POLARIS dengan film “LARIK-LARIK JAKARTA”
Kategori Mahasiswa:
Juara I: Tim Americano dengan film “Satu Langkah Pasti”
Juara II: Tim JAKARTA EXPLORER dengan film “Mulai dari Sini”
Juara III: Tim SIGMA TV UNJ dengan film “NCEP!!”
Dinas Bina Marga mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menghadirkan karya-karya kreatif yang mengangkat beragam sisi kehidupan Jakarta. Melalui karya film pendek, para peserta turut menunjukkan bahwa infrastruktur jalan, jembatan, trotoar, dan fasilitas publik lainnya memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat serta membentuk wajah kota.
Melalui penyelenggaraan KFP DBM 2026, Dinas Bina Marga ingin mengajak masyarakat untuk melihat lebih dekat peran Dinas Bina Marga dalam membangun dan memelihara infrastruktur yang mendukung aktivitas warga sehari-hari.
Dinas Bina Marga berharap karya-karya yang dihasilkan melalui KFP DBM 2026 dapat menjadi etalase untuk memperkenalkan hasil pembangunan sekaligus menumbuhkan pemahaman, rasa memiliki, dan kepedulian masyarakat dalam menjaga infrastruktur Jakarta.
Sebab, infrastruktur yang baik tidak hanya dibangun oleh pemerintah, tetapi juga perlu dijaga bersama oleh seluruh masyarakat.
