Berita



Pembangunan Flyover Latumenten Masuki Tahap Erection Girder, Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan

Jakarta — Pembangunan Flyover Latumenten kini memasuki tahap erection girder, yakni proses pengangkatan dan pemasangan gelagar beton pracetak sebagai bagian dari pembentukan struktur utama flyover. Tahapan pekerjaan yang dilakukan Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta ini menjadi langkah penting dalam mendukung peningkatan konektivitas serta kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah Jakarta Barat.

Seiring dimulainya tahapan konstruksi tersebut, rekayasa lalu lintas diberlakukan secara bertahap di sejumlah ruas jalan sekitar lokasi proyek guna menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan selama pekerjaan berlangsung.

Dalam proses pembangunan flyover, erection girder merupakan tahapan penting karena menjadi proses pemasangan struktur utama yang nantinya akan menopang beban lalu lintas. Pekerjaan ini dilakukan menggunakan alat berat untuk mengangkat dan menempatkan gelagar beton pracetak pada posisi yang telah direncanakan.

Adapun pekerjaan di sisi barat Jalan Prof. Dr. Latumenten dijadwalkan berlangsung pada 18–26 Mei 2026 pukul 22.00–04.00 WIB. Sementara itu, pekerjaan di sisi timur Jalan Dr. Makaliwe Raya akan dilaksanakan pada 29 Mei–5 Juni 2026 pada waktu yang sama guna meminimalisasi gangguan terhadap aktivitas lalu lintas di siang hari.

Pada pelaksanaan pekerjaan di sisi barat Jalan Prof. Dr. Latumenten, lalu lintas dari arah selatan (Flyover Grogol), arah timur (Roxy), dan arah barat (Jalan Daan Mogot) menuju utara untuk kendaraan besar dialihkan melalui Jalan Daan Mogot–Jalan P. Tubagus Angke. Sementara kendaraan kecil dapat melintas melalui Jalan Hadiah–Jalan Hadiah 1–Jalan Hadiah 2–Jalan Prof. Dr. Latumenten Barat 3 atau melalui Jalan Dr. Susilo 1–Jalan Dr. Muwardi 1–Jalan Dr. Muwardi 2–Jalan Dr. Muwardi–Jalan Semeru dan seterusnya. Meski demikian, lalu lintas dari arah utara menuju selatan masih dapat melintas seperti biasa.

Selanjutnya, pada pekerjaan di sisi timur Jalan Dr. Makaliwe Raya, kendaraan besar dari arah utara menuju selatan dialihkan melalui putaran sebelum Season City–Jalan Prof. Dr. Latumenten–Jalan P. Tubagus Angke–Jalan Daan Mogot dan belok kanan di simpang Jembatan Dua. Adapun kendaraan kecil dapat melalui Jalan Semeru–Jalan Dr. Muwardi–Jalan Dr. Susilo 1 dan seterusnya atau melalui Jalan Dr. Semeru 1.

Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama pekerjaan berlangsung. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengguna jalan akibat proses konstruksi tersebut.


Melalui pembangunan Flyover Latumenten ini, diharapkan konektivitas kawasan semakin baik, mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar, serta tercipta sistem transportasi perkotaan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Jakarta.


Image Lainnya