Pembebasan Lahan Akses Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Capai 70 Persen

14 September 2026 13:03 4 Views

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga terus melanjutkan pembangunan akses jalan sejajar rel di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Saat ini, proses pembangunan masih berada pada tahap pembebasan lahan.

Berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 493 Tahun 2024 dan Peta Bidang BPN Nomor 2167/2025 tanggal 29 Agustus 2025, terdapat 118 bidang tanah yang masuk dalam kebutuhan pembebasan lahan untuk pembangunan akses jalan tersebut.

Dari total tersebut, sebanyak 65 bidang tanah telah dibebaskan, terdiri dari 59 bidang pada 2025 dan enam bidang pada 2026. Selain itu, terdapat delapan bidang tanah yang sedang dalam proses alih status aset, dengan tiga bidang tercatat atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta lima bidang atas nama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia/PT KAI.

Sementara itu, masih terdapat 45 bidang tanah milik warga yang sedang dalam proses penyelesaian. Sebanyak 26 bidang berada dalam tahap pengecekan dan verifikasi berkas asli oleh Kantor Pertanahan (Kantah) Jakarta Selatan, sedangkan 19 bidang lainnya masih dalam proses pengumpulan dan pelengkapan dokumen dari warga.

Dari sisi luasan, total kebutuhan pembebasan lahan berdasarkan peta bidang mencapai sekitar 13.890 meter persegi. Hingga saat ini, lahan yang telah dibebaskan, termasuk bidang yang berada dalam proses alih status aset, mencapai 9.744 meter persegi atau sekitar 70 persen dari total kebutuhan.

Dinas Bina Marga terus melakukan percepatan proses pembebasan lahan, khususnya pada bidang-bidang yang masih dalam tahap verifikasi serta pengumpulan dan pelengkapan dokumen. Koordinasi dengan pihak terkait juga terus dilakukan untuk memastikan proses berjalan sesuai ketentuan.

Dinas Bina Marga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama seluruh pihak, khususnya masyarakat, dalam mendukung proses pembangunan akses jalan sejajar rel di kawasan Pasar Minggu.

Pembangunan akses jalan sejajar rel ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung peningkatan konektivitas dan kualitas infrastruktur di wilayah Jakarta.