Berita



Dinas Bina Marga Gelar Sayembara Desain JPO dan Halte, Total Hadiah Hingga 37 Juta Rupiah

Jakarta – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Sayembara Desain JPO dan Halte yang terbuka bagi mahasiswa aktif seluruh Indonesia. Kompetisi ini bertujuan mencari gagasan desain inovatif Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan halte yang terintegrasi, fungsional, ramah pejalan kaki, sekaligus mencerminkan identitas kota global yang modern dan berbudaya.

Sayembara ini mengusung tema “Desain Infrastruktur Masa Depan untuk Kota Global dan Berbudaya” dengan penekanan pada aspek fungsionalitas, aksesibilitas, estetika, hingga keberlanjutan lingkungan. Peserta diajak menghadirkan desain yang bukan hanya indah secara visual, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan, termasuk penyandang disabilitas.

Syarat Peserta

Peserta adalah mahasiswa aktif S1 yang dapat mendaftar secara individu maupun tim (maksimal tiga orang). Ketua tim wajib berasal dari jurusan arsitektur, sedangkan anggota tim bisa berasal dari jurusan lain maupun universitas berbeda. Selain itu, peserta diwajibkan memiliki KTP, serta NPWP bagi yang lolos sebagai finalis.

Tahapan dan Jadwal

Pendaftaran peserta: 18 Agustus – 12 September 2025

Pemberian penjelasan (Aanwijzing): 22 Agustus 2025

Pengumpulan karya: 20 Agustus – 19 September 2025

Penjurian tahap pertama: 24 September 2025

Pengumuman finalis: 26 September 2025

Penjurian tahap kedua: 30 September 2025

Pengumuman pemenang: 3 Oktober 2025

Hadiah

Para pemenang akan mendapatkan hadiah berupa:

Juara I: Rp15.000.000 + plakat + sertifikat

Juara II: Rp12.000.000 + plakat + sertifikat

Juara III: Rp10.000.000 + plakat + sertifikat

Selain itu, seluruh peserta berhak mendapatkan sertifikat elektronik.

Kriteria Penilaian

Karya akan dinilai berdasarkan empat aspek utama:

1. Konsep (35%) – Relevansi ide dan keterkaitan dengan tema.

2. Desain (35%) – Kualitas visual dan teknis desain sesuai standar.

3. Inovasi (20%) – Kebaruan dan solusi kreatif.

4. Komunikasi (10%) – Kemampuan menyampaikan ide melalui materi karya.

Dengan adanya sayembara ini, Dinas Bina Marga berharap lahir desain-desain inovatif yang mampu memperkuat Jakarta sebagai kota global yang modern, ramah pejalan kaki, dan terhubung dengan baik.

Informasi lebih lengkap kamu juga dapat mengaksesnya pada https://bit.ly/SayembaraDesainDBM2025 


Image Lainnya