Berita



Tinjau Pembangunan Flyover Latumeten, Gubernur Pramono Anung: Salah Satu yang Paling Ditunggu Masyarakat

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, didampingi Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, meninjau langsung progres pembangunan Flyover Latumeten pada Kamis, 2 Juli 2026. Peninjauan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memastikan pembangunan infrastruktur strategis berjalan sesuai rencana, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan konektivitas dan kelancaran mobilitas di Jakarta.

"Flyover Latumenten ini salah satu flyover yang paling ditunggu di Jakarta. Karena di sini, pagi, siang, maupun sore, kemacetannya sangat tinggi. Maka ketika diusulkan, saya menyampaikan bahwa ini menjadi prioritas utama untuk mengurai kemacetan di kawasan Grogol, Pluit, Slipi, dan sekitarnya," ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat meninjau pekerjaan konstruksi terintegrasi rancang dan bangun Flyover Latumenten, Kamis (2/7).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga terus melanjutkan pembangunan Flyover Latumeten sebagai salah satu upaya meningkatkan kapasitas jaringan jalan sekaligus mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Jakarta Barat. Hingga saat ini, progres pembangunan Flyover Latumeten telah mencapai 55,2 persen, yang menunjukkan bahwa pekerjaan konstruksi berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.

Flyover Latumeten dibangun dalam dua arah. Pada arah Slipi, flyover memiliki panjang 435 meter dengan lebar 11 meter, yang terdiri atas dua lajur kendaraan umum dan satu lajur Transjakarta. Sementara itu, pada arah Grogol, flyover memiliki panjang 420 meter dengan lebar 11 meter, dengan konfigurasi lajur yang sama, yaitu dua lajur kendaraan umum dan satu lajur Transjakarta.

Setelah selesai dibangun, Flyover Latumeten diharapkan memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat, antara lain:

Meningkatkan keselamatan pengguna jalan dengan menghilangkan perlintasan sebidang dengan jalur kereta api.

Mengurangi kemacetan lalu lintas di kawasan sekitar.

Menghubungkan Halte Transjakarta dengan Stasiun Grogol sehingga mendukung perpindahan antarmoda yang lebih mudah.

Meningkatkan kelancaran operasional perjalanan kereta api.

Selain pembangunan flyover, Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta juga membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di lokasi yang sama sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem transportasi yang terintegrasi, aman, dan berorientasi pada pengguna. Kehadiran JPO ini mendukung pengembangan kawasan berkonsep Transit Oriented Development (TOD) melalui integrasi Halte Transjakarta dengan Stasiun Grogol, sehingga masyarakat memperoleh akses yang lebih mudah menuju transportasi umum dan diharapkan semakin terdorong untuk beralih dari kendaraan pribadi.

"Nantinya halte Transjakarta ada di flyover di atas. Jadi sisi barat dan sisi timur ada haltenya. Jadi masyarakat pengguna itu bisa memanfaatkan halte Transjakarta yang ada di sisi timur dan sisi barat dan juga dari stasiun kereta api Grogol itu juga bisa langsung ke sini," ungkap Kepala Dinas Bina Marga, Heru Suwondo. 

JPO tersebut dirancang dengan mengedepankan prinsip aksesibilitas dan inklusivitas sehingga dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, lanjut usia, ibu hamil, serta anak-anak. Dengan fasilitas yang nyaman, aman, dan ramah bagi semua pengguna, JPO diharapkan tidak hanya meningkatkan keselamatan penyeberang jalan, tetapi juga memperkuat konektivitas antarsimpul transportasi dan kawasan di sekitarnya.

Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta bersama seluruh pihak yang terlibat terus berkomitmen menjaga kualitas pekerjaan, menerapkan standar keselamatan konstruksi, serta meminimalkan dampak terhadap aktivitas masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. Selama masa konstruksi, dilakukan sejumlah penyesuaian rekayasa lalu lintas yang memerlukan dukungan dan kerja sama dari masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan saat melintasi area pekerjaan.

Dengan dukungan dan partisipasi masyarakat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap pembangunan Flyover Latumeten dapat diselesaikan sesuai target sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh masyarakat, sekaligus mewujudkan sistem transportasi Jakarta yang semakin terhubung, aman, dan nyaman.



Image Lainnya